Teknologi Cahaya untuk Pulihkan Trauma Penyintas Bencana, UNP Hadirkan Metode IPLT di Sumbar

Teknologi Cahaya untuk Pulihkan Trauma Penyintas Bencana, UNP Hadirkan Metode IPLT di Sumbar

Padang, Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat bukan hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga meninggalkan luka psikologis bagi warga. Banyak penyintas, terutama anak-anak, masih merasa takut setiap kali hujan turun. Untuk membantu warga kembali pulih, Universitas Negeri Padang (UNP) menerapkan sebuah metode pemulihan trauma berbasis teknologi dan neurosains yang disebut Ifdil Perceptual Light Technique (IPLT). Metode ini digunakan dalam program pendampingan pascabencana di Salareh Aia (Palembayan), Silayang (Agam), dan Koto Tinggi (Payakumbuh). Apa itu IPLT? IPLT (Ifdil Perceptual Light Technique (IPLT) adalah metode konseling yang memanfaatkan fungsi otak, cahaya, dan teknik relaksasi psikologis untuk membantu seseorang merasa lebih tenang dan mengurangi stres pascatrauma. “Dengan IPLT, kita membantu otak berada pada kondisi yang lebih stabil. Dari situ, warga bisa lebih siap bangkit dan kembali beraktivitas,” jelas Prof. Ifdil, penggagas metode ini sekaligus dosen UNP. Teknik ini diterapkan pada anak-anak, remaja, dan orang tua yang mengalami kecemasan, sulit tidur, atau takut menghadapi hujan setelah bencana. Dilakukan oleh Tim Terlatih Kegiatan ini melibatkan tim dosen dan mahasiswa UNP dari berbagai bidang. Mereka turun langsung ke lokasi, melakukan asesmen, mendampingi warga, dan memberikan sesi IPLT dalam suasana yang aman dan nyaman. Selain sesi konseling, tim juga mengadakan terapi bermain untuk anak-anak, ruang berbagi cerita untuk orang tua, serta edukasi sederhana mengenai cara menghadapi stres setelah bencana. Beberapa warga mengaku merasa lebih ringan setelah mengikuti sesi ini. Tidur menjadi lebih nyenyak, kecemasan berkurang, dan anak-anak kembali berani bermain. Iptek yang Dekat dengan Masyarakat IPLT bukan sekadar metode konseling biasa. Teknik ini lahir dari penelitian di bidang psikologi dan neurosains pendidikan, dengan tujuan menghadirkan iptek yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, terutama saat terjadi bencana. “Ini bentuk nyata bahwa teknologi juga bisa hadir untuk kemanusiaan, bukan hanya untuk dunia industri atau bisnis,” tambah Prof. Ifdil. Disertai Bantuan Logistik Selain pendampingan psikologis, tim UNP juga menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi penyintas, seperti bahan makanan, perlengkapan keluarga, dan kebutuhan harian lainnya. Dengan pendekatan ini, pemulihan warga dilakukan secara menyeluruh: fisik, mental, dan sosial. Kampus Hadir untuk Negeri Program ini sekaligus menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk memahami langsung realitas sosial dan kemanusiaan di lapangan-sehingga ilmu yang dipelajari tidak hanya berhenti di kelas. Kegiatan ini dilaksanakan dengan dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025
0 Comment(s) 31/12/2025
Langkah Proaktif UM: Pengembangan Website Skrining Kesehatan Mental bagi Mahasiswa Baru

Langkah Proaktif UM: Pengembangan Website Skrining Kesehatan Mental bagi Mahasiswa Baru

Universitas Negeri Malang (UM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan inklusif dengan mengembangkan Website Skrining Kesehatan Mental khusus bagi mahasiswa baru. Inovasi ini digagas oleh Tim Kesehatan Mental UM sebagai upaya deteksi dini dan pemetaan kondisi psikologis mahasiswa sejak awal mereka memasuki dunia kampus.
0 Comment(s) 19/11/2025
Pusat Gender dan Kependudukan UM Hadirkan SERENITY sebagai Terobosan Kesehatan Mental di Lingkungan Kampus

Pusat Gender dan Kependudukan UM Hadirkan SERENITY sebagai Terobosan Kesehatan Mental di Lingkungan Kampus

Pusat Gender dan Kependudukan (PGK) Universitas Negeri Malang resmi memperkenalkan SERENITY (Stress, Anxiety, and Depression Holistic Treatment), sebuah aplikasi digital inovatif yang dirancang sebagai media layanan kesehatan mental untuk mendukung terwujudnya GESID Friendly Campus. Kehadiran aplikasi ini menjadi langkah strategis UM dalam memperkuat ekosistem kampus yang ramah kesehatan mental, responsif, dan inklusif terhadap kebutuhan mahasiswa.
0 Comment(s) 19/11/2025
Inovasi dari Universitas Negeri Malang: ‘MindMe’ Hadir sebagai Media Self-Help bagi Siswa Remaja

Inovasi dari Universitas Negeri Malang: ‘MindMe’ Hadir sebagai Media Self-Help bagi Siswa Remaja

Universitas Negeri Malang kembali menghadirkan terobosan baru dalam bidang pendidikan dan kesehatan mental melalui pengembangan MindMe (My Mind & Me), sebuah media self-help berbasis jurnal reflektif untuk meningkatkan kesadaran diri dan kesehatan mental siswa SMP. Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Dr. Khairul Bariyyah, M.Pd, dosen Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang, dan Ayun Ulfatul Jannah, S.Pd., Gr, Guru BK SMP Laboratorium UM yang selama ini aktif dalam layanan konseling remaja.
0 Comment(s) 19/11/2025
Mahasiswa BK Universitas Sebelas Maret Raih Juara 1 Nasional dalam Lomba Video Konseling Individu Altrochamp 2025

Mahasiswa BK Universitas Sebelas Maret Raih Juara 1 Nasional dalam Lomba Video Konseling Individu Altrochamp 2025

Surakarta — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS). Dua mahasiswa dari Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK), yaitu Ummu Masruroh dan Dwi Kurniawati, berhasil meraih Juara 1 dalam cabang lomba Video Konseling Individu tingkat nasional pada ajang Altrochamp 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Departemen Bimbingan dan Konseling (HMD BK) Universitas Negeri Malang (UM).
0 Comment(s) 27/07/2025
Kebijakan Pemerintah AS Tangguhkan Visa Pelajar Internasional: Tantangan Baru bagi Mahasiswa Indonesia

Kebijakan Pemerintah AS Tangguhkan Visa Pelajar Internasional: Tantangan Baru bagi Mahasiswa Indonesia

Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan dunia pendidikan internasional, Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan penangguhan sementara penerbitan visa pelajar internasional dan penghentian proses wawancara visa pelajar di kedutaan besar AS di seluruh dunia. Kebijakan ini diberlakukan sejak akhir Mei 2025 dan menimbulkan tantangan serius bagi ribuan mahasiswa asing, termasuk mahasiswa Indonesia yang tengah merencanakan studi di AS.
0 Comment(s) 30/05/2025
Inovasi Pendidikan Karakter Digital Tim UNS Raih Juara II dalam Kejuaraan Nasional NACHA UNESA 2025

Inovasi Pendidikan Karakter Digital Tim UNS Raih Juara II dalam Kejuaraan Nasional NACHA UNESA 2025

Pendidikan karakter di era digital menghadapi tantangan baru, terutama terkait etika bermedia sosial pada generasi Z. Untuk menjawab hal ini, tim mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) mengembangkan sebuah platform digital inovatif bernama “INSIDE ME.” Platform berbasis website ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan etika bermedia sosial di kalangan anak muda melalui berbagai modul edukasi interaktif seperti video, kuis, dan forum diskusi.
0 Comment(s) 30/05/2025