Tetap Kuat, Tetap Bertumbuh: Tim Peneliti UM Kembangkan Panduan Digital untuk Memperkuat Resiliensi Akademik Mahasiswa PPG
MALANG – Menghadapi tuntutan akademik yang semakin kompleks, mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) membutuhkan kemampuan untuk mengelola tekanan, menerima keterbatasan diri, dan bangkit dari berbagai tantangan selama menjalani pendidikan profesi. Menjawab kebutuhan tersebut, tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) mengembangkan layanan self-help digital berbasis self-compassion melalui buku panduan bertajuk “Tetap Kuat, Tetap Bertumbuh: Panduan Self-Compassion untuk Membangun Resiliensi Akademik Mahasiswa PPG Universitas Negeri Malang” pada tahun 2026.
Pengembangan panduan ini dilatarbelakangi oleh berbagai tantangan yang dihadapi mahasiswa PPG, mulai dari perkuliahan yang intensif, penyusunan perangkat pembelajaran, pelaksanaan praktik mengajar, hingga tuntutan penyelesaian tugas akademik dalam waktu yang bersamaan. Kondisi tersebut dapat memunculkan tekanan psikologis, kelelahan emosional, dan keraguan terhadap kemampuan diri. Oleh karena itu, mahasiswa membutuhkan dukungan psikologis yang fleksibel, mudah diakses, serta dapat digunakan secara mandiri untuk memperkuat ketahanan dalam menghadapi kesulitan akademik.
Penelitian ini diketuai oleh Prof. Dr. Adi Atmoko, M.Si., M.Pd., dengan anggota Dr. Khairul Bariyyah, M.Pd., Kons., Riskiyana Prihatiningsih, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Husni Hanafi, S.Pd., M.Pd. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa Siti Nurhaliza, Rosita Purnama Sari, dan Innaya Rahmania Dewi, dengan PPG Universitas Negeri Malang sebagai mitra penelitian. Melalui pendekatan Research and Development (R&D), penelitian dilaksanakan dalam lima tahapan yang meliputi studi pendahuluan, analisis kebutuhan, perancangan model self-compassion, penyusunan buku elektronik (e-book), dan finalisasi produk. Studi pendahuluan melibatkan 182 mahasiswa PPG Universitas Negeri Malang untuk memetakan tingkat self-compassion, literasi kesehatan digital (eHealth literacy), serta resiliensi akademik. Hasil pemetaan tersebut kemudian digunakan sebagai dasar pengembangan materi dan aktivitas reflektif yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.
Tim mengembangkan buku panduan digital Tetap Kuat, Tetap Bertumbuh yang terdiri atas delapan bab. Panduan ini memadukan cerita yang dekat dengan pengalaman mahasiswa, penjelasan konsep psikologis, latihan praktis, refleksi diri, dan rangkuman pembelajaran. Materi dikembangkan berdasarkan tiga komponen utama self-compassion, yaitu self-kindness (bersikap baik terhadap diri sendiri), common humanity (menyadari bahwa kesulitan merupakan bagian dari pengalaman manusia), dan mindfulness (menyadari pengalaman secara utuh tanpa menghakimi). Melalui panduan tersebut, mahasiswa diajak untuk mengenali sumber tekanan akademik, mengurangi kebiasaan mengkritik diri secara berlebihan, mengembangkan cara menenangkan diri, serta membangun kembali motivasi ketika menghadapi kegagalan atau kesulitan. Pendekatan ini menekankan bahwa ketahanan akademik bukan berarti mahasiswa harus selalu kuat atau mampu menyelesaikan setiap persoalan tanpa bantuan, melainkan memiliki kemampuan untuk menerima pengalaman yang sulit, meresponsnya secara adaptif, dan terus berkembang.
Berbeda dengan bahan bacaan motivasi pada umumnya, buku ini dirancang sebagai media bantuan diri (self-help) yang dapat digunakan mahasiswa secara mandiri. Format digital memungkinkan mahasiswa mengakses materi sesuai kebutuhan dan mengulangi latihan reflektif dalam keseharian. Panduan ini diharapkan menjadi salah satu alternatif dukungan psikologis preventif dan pengembangan diri yang dapat melengkapi layanan pendampingan mahasiswa di lingkungan pendidikan profesi.
Kegiatan penelitian ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui penguatan kesejahteraan psikologis, keterampilan pengelolaan tekanan, dan resiliensi akademik mahasiswa. Program ini juga berkontribusi terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dengan menyediakan sumber belajar dan dukungan pengembangan diri yang dapat membantu mahasiswa PPG menjalani proses pendidikan profesi secara lebih adaptif dan berkelanjutan. Pengembangan media self-help digital menjadi salah satu bentuk integrasi inovasi pendidikan dan dukungan kesehatan mental dalam lingkungan perguruan tinggi.
Melalui pengembangan panduan Tetap Kuat, Tetap Bertumbuh, tim peneliti berharap mahasiswa PPG memiliki sumber belajar psikologis yang membantu mereka menghadapi tekanan akademik dengan cara yang lebih sehat dan konstruktif. Buku ini sekaligus menjadi langkah awal dalam pengembangan layanan self-help digital berbasis hasil penelitian yang berpotensi diintegrasikan dengan program pendampingan mahasiswa. Dengan demikian, proses pendidikan calon guru tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi profesional dan pedagogis, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan psikologis dan kemampuan mahasiswa untuk terus bertumbuh menghadapi tantangan.
- 0 Comment(s)
Comments
Please login to post a comment
0 comments